Sudah Gawat Ikhwanul Muslimin Tak Terima Disebut Teroris oleh Arab Saudi

Dewan ulama senior di Kerajaan Arab Saudi memperjelas jika Ikhwanul Muslimin (Muslim Brotherhood) ialah barisan teroris. Ikhwanul dipandang menggunakan agama untuk cari kekuasaan.

Ikhwanul Muslimin melawan pengakuan ulama senior Saudi. Jubir Ikhwanul berbicara kelompoknya memiliki sifat reformis.

“Ikhwanul bukan teroris,” tutur juru bicara Ikhwanul Muslimin, Talat Fehmi, seperti diambil Anadolu Agen, Kamis (12/11/2020).

“Ikhwanul, yang dibangun di Mesir pada 1928, ialah jauh dari kekerasan, intimidasi, serta mengadu domba umat,” sambungnya.

Ulama senior Saudi menyebutkan Ikhwanul Muslimin menyebarkan kekerasan. Talat Fehmi berbicara semenjak Ikhwanul Muslimin berdiri, organisasi itu ajak warga kembali pada Allah memakai beberapa cara yang bagus.

Dia memperjelas jika Ikhwanul Muslimin adalah korban dari kekerasan serta pemerintahan diktator.

Ulama senior Arab Saudi setuju jika Ikhwanul Muslimin (Muslim Brotherhood) tidak menggambarkan Islam. Group itu ditekankan selaku barisan teroris.

Berdasar laporan Arab News, Rabu 11 November 2020, Dewan Ulama Senior Saudi berbicara Ikhwanul Muslimin mengusik kebersama-samaan dalam negara serta lakukan penghasutan untuk raih kekuasaan.

Ikhwanul Muslimin ditunjuk memakai samaran agama untuk cari kekuasaan. Ulama senior Saudi menyebutkan barisan itu mempunyai riwayat berlebihanisme serta terorisme.

Saudi Press Agen lalu memberikan laporan jika Dewan Ulama Senior larang wujud suport apa saja ke Ikhwanul Muslimin.

Semenjak 2014, Kerajaan Arab Saudi sudah memasukkan Ikhwanul Muslimin ke daftar hitam selaku organisasi teroris. Warga tidak boleh masuk di anggota itu atau memberi simpati berbentuk lisan atau tulisan.

Dewan ulama Saudi menyebutkan Ikhwanul Muslimin memberikan inspirasi terciptanya banyak barisan berlebihanis serta teroris yang bertanggungjawab pada kejahatan di dunia.

Warga lalu disuruh awas pada Ikhwanul Muslimin serta rutinitasnya.

Ikhwanul Muslimin dibuat di Mesir pada 1928 oleh Hasan Al Banna. Muhammad Mursi adalah figur dari Ikhwanul Muslimin. Dia jadi presiden pada Juni 2012 serta dilengserkan satu tahun setelah itu.

Menurut The Washington Institute, dahulu jalinan Arab Saudi serta Ikhwanul Muslimin sebenarnya cukup hangat. Hasan Al Banna disongsong secara baik oleh Raja Faisal.

Jalinan Saudi serta Ikhwanul mulai panas sepanjang satu dasawarsa paling akhir sebab permasalahan ideologi politik. Arab Saudi memberikan dukungan pelengseran Presiden Mursi.

Beberapa orang disampaikan terluka habis bom meledak di penyemayaman non muslim kota Jeddah Arab Saudi hari Rabu (11/11). Gempuran bom berlangsung di tengah-tengah peringatan perang dunia 1 di penyemayaman itu.

error: Content is protected !!