Jilat Air Ludah Sendiri, Ini 5 Tipe Teman yang Harus Dijauhi

Kita tahu jika manusia ialah makhluk sosial yang memerlukan komunikasi. Itu penyebabnya sejauh hidup, kita berusaha untuk mendapati orang yang dekat sama kita dalam semangat serta senang menyebutkan mereka selaku “rekan”.

Tetapi kadang, rekan kita sesungguhnya tidak tepat sama seperti yang kita pikirkan serta di lain kali, kita sendiri pahami jika kita salah mengenai pemahaman mengenai apa yang dikatakan sebagai pertemanan.

Ada beberapa karakter dari rekan di seputar kita yang rupanya bikin rugi atau bukan figur yang dipandang seperti metode suport.

Seperti diambil dari situs Brightside, Selasa (10/11/2020) berikut 5 type rekan yang seharusnya kita hindari:

Kadang, ada rekan yang semaunya saja menelepon serta bercerita hal tidak penting. Walau sebenarnya, keadaan Anda waktu itu tidak sedang memungkinkannya untuk berbicara.

Waktu Anda sedang repot kerja serta rapat misalkan, mereka menghubungi serta menjelaskan jika dia tidak akan mengambil alih beberapa waktu serta masih pengin bicara.

Ucapnya teman dekat itu menjadi tempat share kebahagiaan. Tetapi, ada-ada saja beberapa orang yang nampak cemburu bila ada kebahagiaan yang mendekatimu.

Misalkan, waktu Anda menjumpai mereka serta menjelaskan jika Anda dilamar oleh pacar. Seharusnya dia ikut berbahagia, tetapi responnya malahan tidak bagus.

Teman dekat itu merepotkan. Tetapi itu cuman kadang. Bila dia merepotkan setiap waktu serta tidak tahu keadaan itu yang nampak berat.

Misalkan, Anda telah memiliki keluarga. Tinggal satu rumah bersama istri, dua anak serta mertua. Keadaan rumah Anda demikian sempit. Lantas tiba rekan dengan koper besar serta satu ekor anjing serta minta tumpangan rumah.

Anda telah menerangkan keadaan itu, namun saja dia rileks jika dia tidak akan menyusahkan. Orang semacam itu kelihatannya harus selekasnya dijauhi.

Mengomentari bisa, tetapi yang membuat.

Janganlah sampai Anda tinggal bersama teman yang sukanya mengomentari performa Anda. Kritikan yang jatuhkan bukan membuat.

Bila ini berlangsung, Anda disuruh mengambil perlakuan serta tidak bisa diam saja.

Kadang, selaku rekan Anda memberikan saran. Serta minta rekan Anda memutuskan yang Anda nilai baik.

Tetapi, mereka menampiknya serta memandang penglihatan Anda jelek, tidak berpengaruh serta percuma. Bila itu dikatakan secara baik, kemungkinan ceritanya sedikit beda, lantas bagaimanakah bila dikatakan dalam sikap angkuh?

Yang parahnya kembali mereka menjilat air ludah sendiri. Waktu awal mula mereka menampik penglihatan Anda ujungnya malahan lakukan itu.

error: Content is protected !!